Advokasi Lingkungan, Al Gore Diganjar Doktor Kehormatan Jepang

Kompas.com - 20/11/2008, 00:12 WIB

TOKYO, RABU - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore menerima penghargaan Doktor Honoris Causa bidang hukum dari Universitas Waseda, Jepang. Gelar tersebut diberikan atas jasanya yang gigih dalam melakukan advokasi mengenai perlindungan lingkungan dan persoalan perubahan iklim global.

Upacara penganugerahan dilakukan di auditorium utama universitas ternama Jepang itu di Tokyo, Rabu (19/11), disaksikan sekitar 700 orang, termasuk jajaran civitas akademika, angota keluarga kerajaan Jepang, dan sejumlah kalangan diplomat di Jepang.

Rektor Universitas Waseda Katsuhiko Shirai dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Al Gore dan juga pemamaparannya soal kegiatan perlindungan lingkungan hidup di dunia akan membuka wawasan yang luas bagi para mahasiswa.

"Sumbangan pemikirannya yang progresif memberikan kontribusi besar bagi Universitas Waseda dalam menelaah persoalan-persoalan lingkungan hidup global," katanya.

Sementara itu, Al Gore dalam pidatonya menyebutkan bahwa situasi krisis, termasuk krisis ekonomi yang kini melanda dunia, selalu memiliki dua sisi, yaitu kondisi yang berbahaya (dangerous), namun di sisi lain juga menimbulkan peluang (opportunity). Begitu juga dengan persoalan perlindungan lingkungan hidup dan pemanasan global, selain menimbulkan ancaman berbahaya namun pada kesempatan yang sama justru menciptakan peluang.

"Kita memerlukan green global stimulus sekaligus upaya untuk mempromosikan saling pengertian bersama," kata penulis buku "Ecologi and Human Spirit" itu.

Pria kelahiran Washington tahun 1948 itu sebelumnya kerap mendapat kecaman dan kritik bahkan disikapi skeptis oleh banyak kalangan atas kebijakannya untuk mengurangi pemanasan global. Namun ia tetap maju terus dan tidak memperdulikan pengkritiknya. Pada akhirnya aktivitas mampu menggugah kepedulian dunia terhadap isu lingkungan hidup.

Upaya gigih dari peraih penghargaan Nobel Perdamaian 2007 itu dapat disaksikan dalam film "An Inconvenient Truth" yang meraih penghargaan Academy Award pada tahun 2006 sebagai film dokumenter terbaik. Film tersebut menggambarkan dampak pemanasan global yang kian meresahkan sehingga membutuhkan kerja sama seluruh negara-negara di dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau